INFOTREN.ID - Penegakan hukum di Indonesia memasuki babak baru! Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan pesan yang sangat jelas dan tegas terkait komitmennya dalam memberantas korupsi. Tapi, apa yang membuat pernyataan kali ini begitu menggemparkan?
Perlawanan Sengit Para "Garong"
Dalam sambutannya di acara pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Prabowo blak-blakan mengenai tantangan besar yang dihadapinya. "Ini tidak ringan. Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau mendekatkan hukuman, kita mau mendekatkan keadilan, tiap kali kelompok koruptor, garong-garong ini menyerang balik," kata Prabowo, dikutip dari Bloomberg Technoz (7/2).
Strategi Jitu Melawan Balik
Namun, Prabowo tidak gentar. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur sedikit pun dalam menegakkan hukum dan perundang-undangan. Apa yang membuat Prabowo begitu yakin? Mungkinkah ada strategi khusus yang sedang disiapkan untuk menghadapi perlawanan para "garong" ini?
MUI Sebagai Pilar Stabilitas
Di tengah semangat pemberantasan korupsi, Prabowo juga menyampaikan apresiasi terhadap peran MUI sebagai pilar stabilitas, ketenangan, dan toleransi dalam kehidupan bangsa. Dukungan dari tokoh agama dan masyarakat tentu menjadi amunisi tambahan bagi pemerintah dalam menjalankan agenda besar ini.
Hadiah Istimewa untuk MUI
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah bahkan menyiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi di depan Bundaran HI untuk pembangunan gedung MUI setinggi 40 lantai. Ini adalah simbol komitmen pemerintah untuk terus mendukung peran MUI dalam membangun bangsa.