INFOTREN.ID - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali meningkatkan tensi di kawasan Teluk Persia dengan memberikan peringatan keras terkait jalur pelayaran internasional. Inti dari pernyataan ini adalah penutupan strategis Selat Hormuz bagi pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh Iran.

Penegasan ini disampaikan seiring dengan terus berkecamuknya ketegangan dan konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Situasi geopolitik yang rentan menjadi latar belakang utama di balik keputusan militer Iran ini.

IRGC secara eksplisit menyatakan bahwa setiap kapal yang terdeteksi mencoba melintasi jalur perairan yang sangat vital tersebut akan segera menghadapi konsekuensi berat. Konsekuensi tersebut digambarkan sebagai "tindakan keras" yang tidak dapat ditawar lagi.

Pernyataan resmi ini dirilis oleh IRGC dan disiarkan oleh media internasional pada hari Sabtu, 28 Maret 2026. Informasi ini didapatkan oleh publik internasional dilansir dari Al Arabiya.

"Selat Hormuz 'ditutup' untuk kapal-kapal yang berlayar ke dan dari pelabuhan-pelabuhan musuh," demikian pernyataan tegas yang dikeluarkan oleh IRGC, sebagaimana dikutip dari sumber berita tersebut.

Lebih lanjut, pihak IRGC mengonfirmasi bahwa mereka telah mengambil langkah nyata untuk menegakkan kebijakan baru di perairan krusial tersebut. Aksi nyata ini menunjukkan keseriusan ancaman yang telah mereka sampaikan sebelumnya.

Pengumuman tersebut mencakup detail operasional mengenai keberhasilan pasukan Iran dalam mengusir beberapa kapal asing. Pasukan IRGC dilaporkan telah berhasil menghalau pergerakan kapal-kapal yang mencoba melintasi titik transit strategis tersebut.

Secara spesifik, IRGC mengumumkan bahwa setidaknya tiga kapal yang kedapatan hendak melintasi jalur perairan penting itu telah dicegat dan diusir paksa dari area tersebut. Langkah ini menegaskan kontrol penuh Iran atas Selat Hormuz.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: News.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.