BATAM, Infotren.id - Penyanyi dangdut Givri Taj kembali menyapa penggemar melalui karya terbarunya yang bertajuk "Hari Raya". Lagu yang diciptakan sendiri olehnya ini dijadwalkan rilis di berbagai platform musik digital pada 18 Maret 2026 mendatang.

Menariknya, proses pembuatan single ini dilakukan secara mendadak saat Givri tengah menjalani mudik di kampung halamannya, Batam. Ia mengaku mendapatkan inspirasi secara spontan untuk menciptakan sebuah karya bertema perayaan Lebaran bagi para pendengarnya.

"Jadi ini bikinnya dadakan saat saya lagi di Batam, lalu langsung tulis lirik dan minta tolong Bang Ali untuk aransemen musiknya," ujar Givri Taj saat dihubungi awak media. Ia juga mengambil peran besar dalam merancang konsep video klipnya secara mandiri dengan bantuan rekan-rekannya di sana.


Untuk urusan musikalitas, Givri memilih mengusung nuansa Melayu yang kental dan megah menyerupai lagu-lagu milik diva Siti Nurhaliza. Pilihan genre ini diambil karena ia ingin mengangkat identitas budaya Batam yang sangat lekat dengan unsur kebudayaan Melayu.

"Saya pilih angkat Melayu karena di Batam sangat kental unsur tersebut, serta musiknya terinspirasi dari lagu Siti Nurhaliza," ungkapnya menjelaskan alasan pemilihan aransemen. Meskipun proses pengerjaannya tergolong sangat cepat, ia menjamin kualitas hasil akhirnya tetap memuaskan bagi para penikmat musik.

Seluruh rangkaian produksi, mulai dari penulisan lirik hingga syuting video klip, berhasil diselesaikan hanya dalam waktu singkat yakni 14 hari saja. Penyanyi yang bernaung di bawah Slip Live Work Management dan label Elite Music ini merasa hasil produksinya tetap maksimal meski dikerjakan dengan durasi terbatas.

Lagu "Hari Raya" merupakan karya kedua yang liriknya ditulis sendiri oleh Givri setelah sebelumnya merilis lagu religi berjudul "Allah ya Karim". Berbeda dengan single sebelumnya, lagu terbaru ini memiliki lirik yang lebih universal dan menggambarkan euforia kebahagiaan dalam menyambut hari kemenangan.