INFOTREN.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren pelemahan signifikan menjelang berakhirnya bulan Maret tahun 2026. Kondisi pasar yang fluktuatif ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi para investor ritel di Bursa Efek Indonesia.

Namun, di tengah tekanan tersebut, para analis pasar modal melihat adanya celah peluang keuntungan (cuan) dari pemilihan saham-saham tertentu yang memiliki fundamental kuat. Fokus utama kini tertuju pada sektor komoditas strategis yang diperkirakan akan lebih resilien terhadap guncangan pasar.

Secara spesifik, sektor energi dan sektor pertambangan emas menjadi sorotan utama para pakar investasi saat ini. Kinerja sektor-sektor ini seringkali berbanding terbalik dengan sentimen pasar saham secara umum.

Tim analis telah menyusun daftar saham pilihan yang direkomendasikan untuk dicermati oleh investor yang ingin mengamankan keuntungan di tengah volatilitas pasar. Rekomendasi ini didasarkan pada proyeksi kinerja kuartal mendatang.

Salah satu saham yang masuk dalam radar rekomendasi adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), yang bergerak di sektor mineral. Selain itu, saham di sektor energi seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga dianggap prospektif.

Pilihan lainnya jatuh pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang merupakan pemain kunci di sektor emas dan mineral Indonesia. Investor juga disarankan melirik PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (ARCI) dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) untuk diversifikasi portofolio.

"Pasar saham mengalami tekanan di akhir Maret 2026, namun ada peluang cuan di saham pilihan," ujar salah satu analis pasar modal, merangkum pandangan optimis terhadap sektor tertentu.

Analis lebih lanjut memberikan panduan spesifik mengenai peluang investasi ini. "Simak rekomendasi sektor energi dan emas dari pakar!" kata beliau, menekankan pentingnya mencermati sektor komoditas tersebut.

Rekomendasi ini mengindikasikan bahwa meskipun IHSG secara agregat melemah, pemilihan saham yang tepat, terutama di sektor energi dan emas, dapat menjadi strategi mitigasi risiko sekaligus memaksimalkan potensi keuntungan.