INFOTREN.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah memberikan informasi awal mengenai rencana kegiatan Presiden Joko Widodo setelah masa baktinya sebagai kepala negara berakhir. Informasi ini diperoleh melalui komunikasi internal antara jajaran pengurus partai dengan Presiden Jokowi sendiri.

Rencana besar pasca-jabatan ini mencakup serangkaian kunjungan ke berbagai provinsi di seluruh wilayah Indonesia. Aktivitas publik skala besar ini menandai babak baru bagi Presiden Jokowi setelah ia lengser dari jabatan kepresidenan yang diembannya.

Menurut bocoran tersebut, rangkaian kunjungan kenegaraan non-formal ini dijadwalkan akan dimulai pada pertengahan tahun 2026 mendatang. Jadwal ini menunjukkan persiapan matang untuk agenda pasca-jabatan yang terstruktur dan terencana.

Destinasi pertama yang telah ditetapkan untuk memulai safari nasional tersebut adalah Provinsi Lampung. Pemilihan Lampung sebagai lokasi pembuka menunjukkan fokus prioritas dari rangkaian agenda yang telah disusun oleh tim kepresidenan.

Informasi mengenai rencana ini terungkap setelah adanya pertemuan khusus antara perwakilan PSI dengan Presiden Jokowi. Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi penyampaian rencana kegiatan mendatang.

Dilansir dari HOTNEWS.ID, agenda keliling nusantara ini merupakan bagian dari komitmen Presiden untuk tetap berinteraksi dengan masyarakat luas pasca masa jabatannya. Hal ini menggarisbawahi kelanjutan keterlibatan publik beliau.

"Informasi ini diperoleh langsung dari pertemuan internal antara perwakilan partai dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut," demikian disampaikan oleh pihak PSI mengenai sumber informasi tersebut.

Lebih lanjut, mengenai kunjungan perdana, PSI mengungkapkan bahwa Lampung telah ditetapkan sebagai titik awal. "Destinasi pertama yang telah ditetapkan untuk kunjungan perdana Presiden Jokowi adalah Provinsi Lampung," jelas PSI.

Adapun mengenai waktu pelaksanaan, kegiatan safari nasional ini direncanakan dimulai pada pertengahan tahun 2026. "Presiden Jokowi direncanakan akan memulai serangkaian kunjungan ke seluruh provinsi di Indonesia yang akan dimulai pada pertengahan tahun 2026 mendatang," ungkap PSI.