JAKARTA, Infotren.id – BRI JF3 Fashion Festival 2026 siap mengukuhkan masa depan ekosistem mode Indonesia melalui serangkaian program kolaborasi, transfer pengetahuan, dan peluang pengembangan. Mengusung tema "Recrafted: Shaping the Future," festival akbar ini akan digelar pada 23–29 Juli 2026 di Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading.

Perubahan industri fashion yang kian dinamis menuntut lebih dari sekadar keunggulan kreatif. Para desainer dan jenama perlu membangun identitas yang kuat, menjaga konsistensi dalam eksekusi, memiliki pemahaman pasar yang mendalam, serta kemampuan untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan. Dalam konteks inilah, JF3 Fashion Festival terus memantapkan posisinya sebagai platform strategis yang mempertemukan kreativitas, kolaborasi, dan akses pasar bagi desainer lokal maupun internasional.

"Indonesia menyimpan kekayaan craftsmanship, material, pengetahuan, dan identitas budaya yang luar biasa. Namun, semua itu belum cukup jika hanya berhenti sebagai potensi. Kekayaan ini perlu diolah, diarahkan, dan dihubungkan dengan sistem yang tepat. Di JF3 Fashion Festival, kami berupaya membuka ruang agar para desainer tidak hanya dapat menampilkan karyanya, tetapi juga berkembang, bertukar ide, dan menemukan peluang untuk melangkah lebih jauh," ujar Thresia Mareta, Advisor JF3 Fashion Festival, dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7/2026).

Sejak tahun 2004, JF3 Fashion Festival telah bertransformasi menjadi arena pertemuan vital bagi desainer, jenama, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengrajin, institusi pendidikan, komunitas kreatif, media, pembeli, serta mitra dari berbagai negara. Pendekatan ekosistem yang saling terhubung ini menegaskan bahwa masa depan industri fashion dibangun melalui sinergi dan pergerakan bersama.

"Melalui JF3 Fashion Festival, kami menjembatani proses kreatif dengan akses pasar yang nyata, mulai dari runway langsung ke tangan konsumen. Industri fashion yang kuat tidak tumbuh dari satu acara tunggal, melainkan dari ekosistem yang dibangun secara konsisten. Kami meyakini bahwa kreativitas yang ditopang oleh infrastruktur yang memadai akan menghasilkan dampak ekonomi yang jauh lebih signifikan," jelas Soegianto Nagaria, Chairman JF3 Fashion Festival.

Lebih dari 50 Desainer dan Jenama dari Berbagai Benua

BRI JF3 Fashion Festival 2026 akan menampilkan lebih dari 50 desainer dan jenama ternama dari Indonesia, Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Eropa. Dari Indonesia, nama-nama mapan seperti Tities Sapoetra, Hartono Gan, AMOTSYAMSURIMUDA, Adrie Basuki, Sofie, HOWARD LAURENT, RAEGITAZORO, dan LAKON Indonesia akan kembali memamerkan karya mereka.

Festival ini juga menjadi panggung bagi talenta-talenta baru yang menjanjikan, seperti Billy Tjong, YASA, The Theme, dan Super Sentimental Secret Theory. Kolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) akan menghadirkan karya dari Rengganis, OPIE OVIE, dan XANDER.G. Sementara itu, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) akan memperkenalkan ZAHIRA by Koyko, AGATHANDY, serta Haze Be Wear by Harry Hasibuan.

Kehadiran desainer internasional semakin memperkuat peran JF3 Fashion Festival sebagai pusat pertukaran kreatif lintas negara. Prancis akan diwakili oleh 30%70 (brand Fengyuan DAI), Sandrine Philippe, dan Stéphane Ashpool. ROHAN MIRAS STUDIO akan mengeksplorasi teknologi dan material eksperimental, sementara TAREET, label yang pernah berkolaborasi dengan Playboi Carti dan merancang jersey Olympique de Marseille, akan menampilkan kolaborasi unik dengan DENIMITUP. Louise Marcaud kembali berpartisipasi dengan koleksi yang terinspirasi dari tenun lurik. École Duperré Paris juga akan berkolaborasi dengan para incubees PINTU dan finalis Future Fashion Designer 2026.