INFOTREN.ID - Mobil listrik semakin diminati masyarakat Indonesia karena dinilai lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Namun, di balik biaya operasional yang relatif murah, penggantian baterai mobil listrik masih menjadi perhatian utama banyak calon pengguna kendaraan listrik.

Pada 2026, biaya penggantian baterai mobil listrik di Indonesia diperkirakan berada di kisaran Rp80 juta hingga Rp250 juta tergantung kapasitas baterai dan merek kendaraan. Bahkan, harga baterai bisa mencapai 40 hingga 60 persen dari harga mobil baru.

Berikut sejumlah fakta penting soal penggantian baterai mobil listrik di Indonesia tahun 2026.

1. Penggantian Baterai Wuling Air EV Jadi Salah Satu yang Paling Terjangkau

Wuling Air EV menjadi salah satu mobil listrik dengan estimasi penggantian baterai paling rendah di Indonesia.

Untuk varian Standard Range hingga Long Range, biaya penggantian baterai diperkirakan mulai Rp80 juta sampai Rp145 juta tergantung kapasitas dan jenis baterai yang digunakan.

Meski begitu, biaya penggantian baterai tersebut tetap tergolong besar bagi sebagian pengguna karena mendekati harga mobil LCGC baru.

2. Penggantian Baterai BYD dan Hyundai Bisa Capai Ratusan Juta

Produsen kendaraan listrik asal China seperti BYD juga memiliki biaya penggantian baterai yang cukup tinggi.